Delete

Sekarang ini Saya sudah mulai menghapus semua status-status yang pernah Saya buat di Facebook. Memilih mana saja tulisan yang mesti Saya hapus dan tulisan mana saja yang tetap Saya pertahankan.

Mungkin hampir 70 persen semua status-status yang Saya buat dulu sudah Saya hapus dan mungkin akan terus Saya lakukan sampai hampir semua status-status dan tulisan-tulisan di sosial media Saya hapus. Bukan untuk menarik semua kata-kata yang telah ditulis, Saya hanya ingin semua yang telah Saya buat di media sosial baik dari konten seperti gambar, tulisan dan semacamnya dapat Saya kontrol. Mana yang seharusnya dihapus dan mana yang harus tetap ada.

Kalau dilihat lagi, semua tulisan/status yang Saya buat di media sosial(facebook khususnya) serasa aneh. Kok Saya bisa pernah menulis tulisan seperti itu, kok Saya bisa selebay itu. Tapi ya sudahlah yang sudah terjadi biarkan saja, toh sekarang Saya sudah mulai membersihkan konten-konten yang ada di media sosial Saya. Tapi sepertinya hanya tulisan-tulisan yang ada di blog ini saja yang masih bisa Saya pertahankan. Biar bagaimanapun juga blog ini sudah menjadi konten sejarah bagi Saya. Mungkin lain waktu Saya juga akan menghapus beberapa tulisan yang terlihat norak. Bisa saja kan sekarang hal-hal semacam ini terlihat bagus tapi beberapa tahun kemudian seiring bertambahnya usia akan terlihat norak, lebay, aneh, dan membingungkan.

Walau begitu Saya masih tetap menggunakannya seperti facebook, twitter, instagram, dan aplikasi pesan instan lainnya. Karena jujur saja Saya masih belum bisa lepas dari hal-hal semacam itu. Biar bagaimanapun Saya masih butuh hal-hal semacam itu hanya untuk sebagai bahan bacaan Saya, seperti mengakses berita apa saja termasuk berita hoax. Untuk membedakan mana saja yang harus Saya percayai, apakah berita palsu atau berita asli. Karena jika jarang membaca juga dapat mempengaruhi sikap Saya pada suatu persoalan. Seperti akhir-akhir ini sudah terlalu banyak sekali berita-berita palsu dan menyesatkan. Kadang kesal juga lihat berita buruk semacam itu. Tapi mau bagaimana lagi toh namanya juga media sosial semua serba ada mulai dari malaikat jadi-jadian sampai iblis yang menyamar pun ada.

Orang tidak tahu kenapa Saya sampai bisa membuat konten blog semacam ini. Hanya beberapa orang saja yang tahu. Mulai dari awal Saya tahu dunia web atau blog semacam ini, belajar menggunakan mesin blogger(blogspot), wordpress, monstra, morfy, expression engine(core) kalau tidak salah, dan banyak lagi sebenarnya sampai akhirnya Saya menggunakan CMS ini. Mulai dari awal Saya kebingungan menggunakan blogspot sampai tahu cara menggunakan hosting. Semua Saya pelajari sendiri dari internet. Bahkan dulu Saya sering kali begadang sampai jam 3-4 subuh hanya untuk belajar SEO(Search Engine Optimization), lucu kan?

Sekarang Saya sudah jarang sekali mencari-cari hal semacam itu, seiring berubahnya dunia web mulai dari algoritma google yang berubah, cara penilaian google terhadap suatu web. Saya menjadi semakin malas. Sekarang Saya hanya sedikit-sedikit saja membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan hal seperti itu. Oiya, Saya bisa membuat konten-konten blog semacam ini bukan berarti Saya bisa membuat web profesional yah… Saya hanya tertarik dengan dunia desain web saja, selebihnya Saya sama sekali tidak tertarik dengan bahasa pemrograman, algoritma, logika, dan dunia seperti ini.

Muak Saya mendengar kata itu. Telinga Saya rasanya panas sekali mendengar kata itu. Karena secara tidak langsung kata itulah yang mengantarkan Saya pada posisi seperti ini. Posisi dan nasih menyedihkan seperti ini. Rasanya seperti karmapala yang harus Saya jalani. Di mana sekarang ini mau tidak mau Saya harus bermesraan dengan kata itu, dilain sisi Saya sangat membenci kata itu. Kata yang membuat hidup Saya terpuruk seperti Saat ini.

Bahkan Saya sangat tidak suka. Bahkan Saya kesal jika mendengar satu kata yang biasanya sering dijadikan jargon para penggila komputer yaitu:

Hello World!!
Hello World… Hello World… Hello World F*ck!!

Untuk saat ini, Saya hanya ingin memberitai untuk orang-orang terdekat Saya yang kesal karena Saya susah dihubungi. Mulai sekarang mungkin Saya akan menghapus isi-isi yang ada di media sosial Saya, facebook, twitter, instagram, apapun itu. Tidak semua hanya beberapa yang Saya anggap tidak penting. Saya hanya bisa memberikan kabar lewat sini saja. Lewat blog ini.

Siapa juga yang mau tahu kabar Saya ya, GR.

preett…

Diposting oleh Bayu Handono pada
Label:

1 Komentar

  1. Taufik Nurrohman

    Wkwkwk...