Membayar Rencana yang Sempat Batal

Pada waktu itu Saya sempat batal untuk pulang ke Jawa, tepatnya ke Desa Sekartejo, Kutoarjo, Kabupaten Purwerejo, Jawa Tengah. Karena saat itu adalah waktu padat-padatnya jadwal kereta karena waktu itu adalah waktu-waktunya orang-orang mudik saat libur panjang Idul Fitri. Jadi sangat sulit untuk mendapatkan tiket yang pas dengan jadwal yang diinginkan.


Sekarang, Saya sudah dapat membayar rencana yang sempat batal itu. Tepatnya pada hari Selasa tanggal 5, 6, dan 7 September 2017 kemarin.

Tiket Kereta

Akhirnya… setelah sekian lama Saya tidak pulang ke Jawa. Saya bisa juga pulang ke sana walau hanya 1 hari saja. Ya satu hari saja dari hari Selasa pada pukul 9 malam dan sampai di Kutoarjo pukul 5 subuh. Saya di sana hanya sehari saja, hanya hari Rabu saja. Hari Kamisnya pagi hari jam 9.20 Saya harus sudah ada di stasiun Kutoarjo, Saya sudah harus pulang lagi ke Bandung. Sedih memang. Sudah lama sekali Saya tidak ke sana. Yang Saya ingat terakhir kali Saya ke Jawa adalah pada Saya masih sangat kecil, sepertinya saat Saya masih kelas 1 atau kelas 2 SD. Itupun karena kakek Saya yang meninggal jadi Saya mesti ke sana. Seingat Saya. Saya cuman 3 kali pulang ke Jawa.

  • Pertama pada saat Saya belum masuk sekolah SD, pada saat adik Ibu Saya menikah. Saya masih ingat, Saya sempat tidur bersama dengan kakek Saya yang bernama Dul Rosid(Alm). Saya masih sedikit ingat, waktu itu malam hari Saya sedang menonton tanggapan angguk sambil mengantuk. Hanya sedikit sekali yang Saya ingat.
  • Kedua Saya, saat Saya kelas 1 atau 2 SD tepatnya pada tahun 1998. Saya ingat tahun itu Saya terakhir pulang ke sana karena pada saat kemarin(5 September 2017) Saya sempat ziarah ke makan kakek dan nenek Saya. Saya sempat melihat tahun meninggalnya kakek Saya pada tahun 1998. Saat itu juga Saya sempat melihat makam nenek beserta buyut Saya dan beberapa makan dari anak-anak dari buyut Saya. Saya ditunjukkan oleh saudara Saya yang di Jawa di mana saja makam-makam dari kakek dan nenek Saya. Oia makam dari orang tua Ibu Saya, bukan dari Bapak Saya. Kalau makam dari kedua orang tua Bapak Saya ada di Bandung semua. Saya malah tidak sempat pulang saat nenek Saya meninggal kira-kira pada tahun 2004.
  • Dan yang ketiga yaitu kemarin. Seingat Saya baru tiga kali. Lupa, mungkin lebih dari itu. Setidaknya Saya dapat mengingat kembali momen-momen dulu saat masih kecil. Saya masih bisa membandingkan bagaimana tempat-tempat di sana, bagaimana perubahannya dan kemajuan pembangunan dari desa di sana.
  • Di makam Saya sempat berdoa untuk kakek, nenek, buyut beserta anak dari buyut Saya. Saat di Jawa(6 September 2017 Saya menyempatkan mampir ke keluarga-keluarga Saya yang ada di sana. Mestinya Saya pulang ke sana pada tanggal 1 September 2017 bersama dengan orang tua, kakak, kakak ipar, mertua kakak Saya dan anak dari kakak Saya. Tapi kebetulan Saya masih bekerja membantu teman Saya mengerjakan pekerjaan di rumahnya. Saya malah menyesal sempat membantu teman Saya, kalau tahu seperti itu Saya ikut Saja dari hari Jum'at(1 September 2017) pulang bersama dengan orang tua Saya, agar Saya bisa lebih lama di Jawa. Alasan pulang ke Jawa pun karena kakak dari Ibu Saya menikahkan anaknya. Kalau bukan karena hal itu mungkin Kami tidak tahu akan pulang lagi ke Jawa kapan, terutama Saya.

    C

    Saya hanya sempat mencicipi bakso yang ada di sana yang rasanya enak. Seumur hidup Saya baru merasakan enaknya bakso yang seperti itu. Walau cuman sehari, Saya juga sempat pergi ke pasar yang ada di sana pasar yang bernama Pituruh. Rasanya tidak banyak yang berubah keadaannya. Masih banyak sekali pohon dan persawahan. Hanya saja jalan-jalan yang dulu masih bebatuan sekarang sudah di semen dan diaspal. Sebenarnya sehari adalah waktu yang sangat sebentar buat Saya. Saya masih ingin tahu banyak tempat di sana terutama tempat wisatanya.

    Ladang Tanaman Kedelai
    Jalan dan Ladang Kedelai

    Karena hanya sehari saja di sana, Saya hanya bisa mendapatkan 2 buah foto melalui handphone Saya itu pun gambarnya kurang bagus.

    Tapi tidak apa-apa. Walaupun Saya hanya sehari saja di sana, Saya jadi hapal bagaimana cara pulang ke sana dan jadi tahu jalan-jalan mana saja yang harus Saya lewati untuk menuju rumah saudara Saya yang ada di sana.

    Diposting oleh Bayu Handono pada
    Label:

    0 Komentar

    1. Belum ada komentar.