Merasa Lelah dengan Pertanyaan Seperti Ini

  1. Kenapa Kamu jarang sekali makan terutama makan nasi?
  2. Kenapa badan Kamu kurus sekali, seperti orang yang busung lapar?
  3. Kenapa Kamu tidak pernah memakai jam tangan?
  4. Kenapa celana Kamu selalu kegombrangan?
  5. Kenapa Kamu jarang sekali mengobrol?
  6. Kenapa Kamu tidak pernah bergaul dengan yang lain?
  7. Kenapa tinggi badanmu pendek sekali?
  8. Kenapa Kamu memakai kacamata?
  9. Kenapa Kamu tidak seperti orang lain?
  10. Kenapa Kamu tidak ini tidak itu…

Pertama

Aku jarang makan karena Aku takut berat badan bertambah. Ada pribahasa “Pintu Surga Itu Sempit”. Aku takut badanku tidak muat masuk ke pintu surga dikarenakan Aku kebanyakan makan dan juga menjadi orang yang tamak.

Kedua

Aku sendiri tidak tahu kenapa badanku kurus. Mungkin karena efek jarang makan terutama makan nasi. Lebih baik berbadan kurus karena kekurangan makan daripada berperut buncit tapi lupa dengan orang yang masih merasa kelaparan. Maaf, di sini Aku tidak bermaksud menghina orang yang gendut/gemuk ataupun berperut buncit.

Ketiga

Mungkin pertanyaan ini akan terjawab berdasarkan jawaban pertama dan kedua.

Keempat

Jawaban yang sama seperti jawaban nomor tiga.

Kelima

Mulutku bau, Aku malu jika harus banyak mengobrol.

Keenam

Aku tidak pandai bergaul.

Ketujuh

Mungkin kurang gizi(terutama kalsium dan mineral)

Kedelapan

Jika saja mataku tidak sakit. Terkadang Aku merasa heran dengan orang yang bermata normal namun sering memakai kacamata khususunya hanya untuk bergaya.

Kesembilan

Jika Kamu ditanya seperti itu, apa jawabanmu? Jawabanku sama juga seperti jawabanmu.

Kesepuluh

Silahkan tambahkan sendiri

3 Komentar

  1. jefryd.com

    kwkwkw sama seperti saya mas, kalau saya makan gitu lebih suka ikan-nya yg banyak daripada nasinya. Alhamdulillah dengan cara seperti itu berat badan bisa stabil terus.
  2. Jefry Dewangga

    @jefryd.com Eh aduh maaf mas salah mengisi kolom nama, soalnya makek autofill... :3

  3. Bayu Handono

    @Jefry Dewangga aktif lagi. welcome back mas